TOKYO - Kepolisian Nasional Jepang mengatakan 7.700 jiwa dinyatakan tewas. Sementara lebih dari 11.651 jiwa lainnya dilaporkan tidak diketahui keberadaannya.
Sepekan setelah gempa dahsyat yang melanda Jepang 11 Maret lalu, jumlah korban tewas terus bertambah. Dikhawatirkan kondisi di beberapa daerah yang masih hancur, dimungkinkan ditemukan korban lagi yang lebi banyak.
Diperkirakan sebagian besar korban hilang berada diluar wilayah gempa disaat tsunami melanda. Ditambah besarnya kekuatan tsunami, seperti banyak korban yang ditarik gelombang tsunami yang kembali ke perairan luas.
Seperti dilansir Associated Press, Minggu (20/3/2011), kondisi ini serupa dengan tsunami Aceh 2004 lalu, dimana kebanyakan korban hilang tubuhnya tidak ditemukan hingga saat ini.
Sementara itu, gempa susulan terus melanda Jepang meskipun gempa dashyat yang berkekuatan 9 skala richter (SR) melanda lebih dari sepekan lalu.






