Google Mulai Uji Coba Layanan Musik

Jakarta - Karyawan Google dikabarkan sudah mulai melakukan uji coba layanan Google Music. Saat ini layanan itu baru tersedia untuk lingkungan internal mereka.

Google Music merupakan layanan streaming musik dari Google. Seperti dikutip detikINET dari TechSpot, Minggu (27/3/2011), saat ini layanan itu mulai bisa diakses oleh karyawan Google.

Dari sisi teknis, layanan itu kabarnya sudah hampir siap. Namun masalah utama Google adalah soal konten musik di dalamnya.

Google pun dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan pihak label. Namun upaya Google itu dikabarkan masih menemui banyak hambatan.

Gara-garanya, Google tak hanya meminta lisensi untuk mendistribusikan lagu. Mereka ingin menyediakan layanan Cloud yang memungkinkan lagu milik pelanggan disimpan di server Google.

Layanan serupa juga kabarnya sedang digodok oleh Apple melalui iTunes-nya. Belum ada kabar apakah Apple sudah mendapatkan lisensi tersebut.

Bila Google jadi masuk ke layanan musik digital, pihak label bisa jadi pihak yang diuntungkan. Ini karena adanya Google akan menyaingi Apple dan memberi label amunisi dalam tawar-menawar.

Belum ada keterangan resmi dari Google mengenai layanan Google Music.


Okie Agustina Senang Pasha Menikah Lagi

Bandung Okie Agustina hadir dalam resepsi pernikahan mantan suaminya, Pasha 'Ungu'. Perempuan yang telah memberi Pasha tiga orang anak itu mengaku senang melihat Pasha menikah lagi.

"Senanglah. Tadi sempat ketawa-tawa. Kita salaman. Ya bahagia melihatnya," ujar Okie ketika hendak meninggalkan resepsi yang dilangsungkan di Gedung Graha Batununggal Indah, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/3/2011).

Okie pun berpesan agar Pasha tidak melupakan ketiga anaknya. Ia juga tidak mau melihat sang mantan suami kembali gagal menjalin rumah tangga.

"Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Tetep sayang sama Kisya, Sakina dan Nasya juga. Pokoknya langgeng, jangan mengulangi kesalahan yang dulu. Mudah-mudahan ini jadi yang terakhir buat Pasha," tutur Okie.

Dalam resepsi tersebut Okie datang didampingi kekasih barunya yang tak lain adalah vokalis band Tahta, Phewe. Okie mengaku sengaja tidak membawa anak-anak. Okie dan Pasha telah sepakat akan hal itu.


DPR Ngotot Bangun Gedung Baru, Fitra Siap Menggugat


Jakarta - Rencana DPR untuk membangun gedung baru sudah lama mendapat penolakan berbagai kalangan. Namun DPR tetap ngotot membangun gedung mahal ini. Betapa tidak, biaya per ruangannya saja nyaris Rp 800 juta, belum mebel dan laptopnya. Gugatan hukum pun akan dilayangkan.

Gugatan kepada DPR akan disampaikan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) bersama dengan LSM-LSM lainnya yang tergabung dalam Koalisi LSM untuk APBN Kesejahteraan. Rencananya, gugatan ini akan dilayangkan dua pekan mendatang.

"Publik sudah sering memberikan tekanan penolakan pembangunan gedung ini melalui aksi, media, dan sebagainya. Tapi DPR sepertinya tuli. Makanya kita coba melakukan langkah hukum dengan melakukan gugatan pada DPR," ujar Sekjen Fitra, Yuna Farhan, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (27/3/2011).

Gugatan dilayangkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, cq Ketua DPR, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) yang menyusun anggaran rumah tangga DPR dan seluruh anggota BURT. Draf gugatan kini masih dalam tahap penggodokan. Fitra cs tengah mempertimbangkan jenis gugatan seperti apa yang akan dipilih.

"Akan kita pertimbangkan apakah memakai class action, legal standing, atau citizen law suit. Kami akan melihat mana yang lebih efektif. Kalu untuk lembaga, mungkin legal standing yang lebih tepat. Tapi pekan ini masih kita bahas," jelas Yuna.

Menurutnya, rencana pembangunan gedung baru DPR yang mahal itu telah mengindikasikan perbuatan melawan hukum oleh penguasa. Sebab dalam UU tentang Keuangan Negara ada prinsip penggunaan anggaran haruslah efektif, efisien dan mengedepankan azas kepatutan dan keadilan.

"Pembangunan gedung ini melanggar kepatutan dan keadilan karena semewah ini. Juga diatur dalam UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) bahwa ada kewajiban mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan," lanjut Yuna.

Pembangunan gedung tersebut memperlihatkan bahwa DPR lebih mementingkan kepentingan golongan untuk mendapatkan fasilitas mewah ketimbang kepentingan negara. Yuna mengaku pihaknya sudah mendapat banyak bukti pelanggaran hukum dalam rencana pembangunan gedung baru ini seperti Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan syarat pembangunan gedung.

Yuna menambahkan, pengajuan gugatan tersebut merupakan salah satu sarana pendidikan politik bagi masyarakat. Sebab masyarakat selama ini telah menyetorkan pajaknya demi pembangunan negara. Namun uang pajak malah digunakan untuk pembangunan gedung mewah bagi DPR.

"Meskipun nantinya kami kalah, tapi setidaknya ada proses pengadilan. Sepanjang belum ada keputusan yang mengikat, kami berharap pengadilan akan meminta DPR untuk menunda pembangunan gedung," harap dia.


Pekerja Reaktor 2 Fukushima Dievakuasi karena Radiasi Sangat Tinggi


pekerja dievakuasi sementara dari reaktor nomor 2 PLTN Fukushima Daiichi pada hari Minggu (27/3/2011) setelah radiasi sangat tinggi terdeteksi di air.

Hal ini dilaporkan Jiji Press dan dilansir AFP. Sedangkan Reuters melaporkan, operator PLTN Fukushima Daiichi, Tokyo Electric Power Co (Tepco), menyatakan, radiasi 10 juta kali lipat dari tingkat yang biasa terdeteksi dalam air yang terakumulasi pada rumah turbin reaktor nomor 2.

Seorang pejabat di Tepco mengatakan para pekerja meninggalkan rumah turbin reaktor tersebut untuk mencegah paparan radiasi.

Sementara BBC melaporkan, operator reaktor nuklir Fukushima dikritik tajam karena dinilai tidak transparan dalam menghadapi krisis kebocoran radiasi dan gagal melindungi pekerjanya.

Pemerintah Jepang mengatakan Perusahaan Listrik Tokyo (Tepco) harus bisa lebih benar dalam memberikan informasi.

Badan atom Jepang juga menyatakan bahwa operator PLTN Fukushima telah melakukan beberapa kesalahan di antaranya seragam yang dipakai oleh para pekerjanya.

Badan Nuklir PBB, IAEA, telah mengirimkan tim tambahan ke reaktor Fukushima untuk mengatasi krisis kebocoran nuklir ini.

Direktur IAEA, Yukiya Amano mengatakan kepada New York Times bahwa krisis ini bisa bertahan sampai berminggu-minggu, bahkan sampai berbulan-bulan.


Tsunami Hantam Jepang Korban Tewas Gempa Jepang Lewati 7.700


TOKYO - Kepolisian Nasional Jepang mengatakan 7.700 jiwa dinyatakan tewas. Sementara lebih dari 11.651 jiwa lainnya dilaporkan tidak diketahui keberadaannya.

Sepekan setelah gempa dahsyat yang melanda Jepang 11 Maret lalu, jumlah korban tewas terus bertambah. Dikhawatirkan kondisi di beberapa daerah yang masih hancur, dimungkinkan ditemukan korban lagi yang lebi banyak.

Diperkirakan sebagian besar korban hilang berada diluar wilayah gempa disaat tsunami melanda. Ditambah besarnya kekuatan tsunami, seperti banyak korban yang ditarik gelombang tsunami yang kembali ke perairan luas.

Seperti dilansir Associated Press, Minggu (20/3/2011), kondisi ini serupa dengan tsunami Aceh 2004 lalu, dimana kebanyakan korban hilang tubuhnya tidak ditemukan hingga saat ini.

Sementara itu, gempa susulan terus melanda Jepang meskipun gempa dashyat yang berkekuatan 9 skala richter (SR) melanda lebih dari sepekan lalu. 
Gempa susulan berkekuatan 6,1 SR terjadi pada Sabtu 19 Maret malam waktu setempat di Ibaraki, dengan kedalaman gempa mencapai 20 km.


Minggu, 20/03/2011 12:16 WIB Cicit Soeharto Hanya Pemakai Sabu Bukan Bandar

Jakarta - Cicit Soeharto bernama Putri, ditangkap bersama 5 orang lainnya terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Putri diduga hanya pemakai saja dan bukan pengedar.

"Bukan (bandar) dia hanya pemakai, cuma diajak-ajak saja," ujar sumber kepolisian di Jakarta, Minggu (20/3/2011).

Putri ditangkap, Jumat (18/3) dini hari dan kedapatan memakai sabu. Mereka semua ditangkap di Hotel Maharani, Pancoran, Jakarta Selatan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Putri adalah anak dari Ari Sigit, cucu Soeharto. "Barangnya bukan milik dia," ungkap sumber itu.

Selain putri, 5 orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Satu diantaranya adalah oknum pamen Mabes Polri berpangkat AKBP ES. Penangkapan ini juga dibenarkan oleh pihak Polda Metro Jaya.

"Benar tertangkap tapi belum bisa diekspose, sabar dulu masih dikembangkan," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Anjan Pramuka Putra melalui pesan singkat, Minggu (20/3/2011).


Minggu, 20/03/2011 12:06 WIB Oknum Pamen yang Ditangkap Bersama Cicit Soeharto Berstatus Tersangka

Jakarta - Polisi menangkap cicit Soeharto, Putri bersama 5 orang lainnya terkait penyalahgunaan narkoba. Satu di antaranya adalah pamen berpangkat AKBP berinsial ES, kini ditetapkan sebagai tersangka.

"Satu oknum petugas berpangkat AKBP," ujar sumber di kepolisian, Minggu (20/3/2011).

Putri ditangkap, Jumat (18/3) dini hari di Hotel Maharani dan kedapatan memakai sabu. Mereka ditangkap di Hotel Maharani dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Putri adalah anak dari Ari Sigit, cucu Soeharto.

Penangkapan ini juga dibenarkan oleh pihak Polda Metro Jaya. "Benar tertangkap tapi belum bisa diekspose, sabar dulu masih dikembangkan," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Anjan Pramuka Putra melalui pesan singkat, Minggu (20/3/2011).